Tampilkan postingan dengan label Videografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Videografi. Tampilkan semua postingan

Youtube: Ayo ke Bantimurung Maros

8 Juni 2013 0 Komentar


SEBULAN lalu, saya mempublikasikan video singkat tentang air terjun Bantimurung di website berbagi video, Youtube. Video ini berjudul Ayo ke Bantimurung, berdurasi 51 detik.

Sebagai daya tarik utama Taman Wisata Alam Bantimurung Maros, air terjun ini banyak digemari. Sumber airnya berasal dari alam dan mengalir di antara bebatuan hitam yang nampak kontras dengan aliran air yang bening memutih.

Dibalut udara yang sejuk, di kawasan ini juga dapat diamati aksi beragam jenis kupu-kupu, baik yang hidup di alam bebas maupun yang hidup dalam penangkaran. Beragam spesies kupu-kupu khas dan langka juga dipajang dalam museum kupu-kupu yang ada dalam kawasan ini.

Panorama alamnya menakjubkan karena terletak di lembah gunung karts. Jadi jika senang dengan suasana alam yang asri, kawasan Taman Wisata Alam Bantimurung Maros adalah pilihan tepat mengisi libur akhir pekan.

Selain video Ayo ke Bantimurung ini, saya juga memiliki sejumlah video di Youtube sebagai dokumentasi peristiwa atau event yang ada di Maros. Pada momen-momen tertentu, sesekali saya membuat video singkat dan mendokumentasikannya di Youtube.

Kehadiran Youtube melahirkan gaya baru dunia blog yang dikenal dengan istilah video blogging | *

Mendokumentasikan Video di Youtube

27 Juni 2012 0 Komentar

PEKAN ini, saya senang mendokumentasikan peristiwa dengan video, selain dengan foto. Sambil memotret, sesekali pada momen-momen tertentu, saya juga membuat video. Meski dengan durasi yang tidak terlalu panjang.

video youtube
*klik untuk menonton koleksi video saya*


Kegemaran ini dipicu oleh kehadiran Youtube yang melahirkan gaya baru dunia blogging. Kalau dulu aktifitas blog hanya mengenal bentuk teks dan gambar (foto), saat ini juga kian populer dengan video blogging.

Hal lain, Youtube menjadi referensi acara televisi di Indonesia, dari Youtube seseorang dapat menjadi populer, sebut saja Shinta dan Jojo, Briptu Norman Kamaru, Udin Sedunia atau Bona Papatungan. Mereka terkenal secara instan setelah merekam aksinya dan mengunggahnya di Youtube.

Juga Justin Bieber, penyanyi belia pujaan di seluruh dunia yang menjadi super selebriti setelah video-video nyanyiannya di unggah ke Youtube oleh ibunya. Untuk menampilkan video di Youtube, hal-hal berikut perlu diperhatikan:
  • Durasi maksimal satu video adalah 15 menit, jika sudah dianggap populer Youtube dapat menambah batasan ini
  • Besar ukuran file video maksimal 2 giga byte jika diunggah melalui tampilan web Youtube. Ukuran file ini dipengaruhi kualitas video dan format file
  • Hampir semua format file diterima, seperti AVI, MPEG, MP4, FLV, MKV, MOV, DivX, WMV, VOB, atau format video handphone seperti 3GP
  • Agar nyaman dilihat, resolusi video yang diunggah minimum ukuran 320×240 pixel, atau ukuran standar 480×360 pixels, atau kualitas HD (High Definition) seperti 720p dan 1080p
  • Dilarang mengunggah video yang berkaitan dengan SARA, pornografi, kekerasan, spam, dan materi milik pihak lain seperti video klip lagu, siaran televisi dan film
  • Youtube akan menghapus video semacam ini bahkan menutup akun jika membandel
  • Selain diakses dari perangkat komputer atau laptop, video di Youtube juga dapat diakses di beberapa tipe handphone seperti BlackBerry, iPhone, iPod, iPad, Android dan smartphone lainnya dengan bantuan aplikasi khusus

Dalam membuat video, media perekam apapun dapat dimanfaatkan, mulai dari webcam laptop, iPad, HP, kamera saku, handycam, sampai kamera video profesional. Supaya video semakin menarik, video dapat di-edit terlebih dahulu untuk memasukkan tulisan, gambar atau efek-efek video lainnya menggunakan beberapa software manipulasi video.

Untuk saat ini, saya tidak mengunggah video aktifitas pribadi, hanya hal-hal yang memiliki nilai berita atau keunikan. Silahkan menonton video-video koleksi saya. | *

Mengabadikan Tradisi Mappadendang

25 Juni 2012 0 Komentar

HARI ini, saya merilis video pesta panen Mappadendang di Youtube, hasil dokumentasi singkat saat meliput pelaksanaan Mappadendang yang digelar warga lingkungan Baniaga, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Maros.

video mappadendang
*klik untuk menonton video*

Acara adat ini digelar untuk melestarikan tradisi masyarakat Maros yang dilaksanakan secara turun-temurun. Dilakukan dengan menumbuk padi dalam lesung panjang yang disebut Pallungeng menggunakan menggunakan alat tumbuk yang disebut alu.

Mappadendang dimainkan perempuan dan laki-laki, mereka secara berpasang-pasangan berhadapan dengan memainkan alu di tangan menciptakan irama khas mirip irama gendang. Petani memecah biji padi yang telah ditelakkan ke dalam pallungeng, sambil sesekali memukul badan lesung mengikuti irama.

Pesta panen Mappadendang ini digelar untuk memperkenalkan kekayaan budaya kita kepada para generasi muda, agar mereka, para generasi muda ini tak mudah terpengaruh budaya barat. Juga untuk menjaga dan melestarikan seni-budaya daerah dalam rangka memelihara nilai-nilai seni dan budaya.

Acara dilaksanakan sebagai bentuk suka cita dan kesyukuran petani, atas hasil panen yang melimpah. Mappadendang digelar tiap tahun dengan melibatkan para petani yang ada di lingkungan ini. Acara adat ini juga dilaksanakan untuk mempertahankan budaya warisan leluhur.

Mappadendang merupakan upacara syukuran panen padi dan merupakan adat masyarakat bugis sejak dahulu kala. Dilaksanakan setelah panen raya biasanya memasuki musim kemarau pada malam hari. Komponen utama dalam acara ini yaitu 6 perempuan, 3 pria, bilik baruga, lesung, alu, dan pakaian tradisionil yaitu baju bodo.

Para perempuan yang beraksi dalam bilik baruga disebut Pakkindona, sedang pria yang menari dan menabur bagian ujung lesung disebut Pakkambona. Bilik baruga terbuat dari bambu, serta memiliki pagar yang terbuat dari anyaman bambu yang disebut Walasoji.

Upacara biasanya berlangsung hingga tengah malam, namun untuk acara tertentu dilakukan di siang hari, misalnya untuk pembukaan acara dan pertunjukkan bagi tamu atau wisatawan.

Bertemu Oki Setiana Dewi di Maros

24 Juni 2012 0 Komentar

KEMARIN saya berkesempatan bertemu dengan artis Muslimah dan penulis Oki Setiana Dewi di Maros. Oki hadir untuk berbagi kiat suksesnya dengan puluhan remaja Maros.

video oki setiana dewi
*klik untuk menonton video*

Pemeran utama film Ketika Cinta Bertasbih ini menjadi pembicara tunggal Talkshow Goal Setting yang digelar Forum Komunikasi Siswa (FOKUS) Maros dan Komite Nasional Pemuda Indonesia(KNPI) Maros di Aula Al Markaz Al Islami Maros.

Dalam acara ini, penulis buku Melukis Pelangi dan Sejuta Pelangi itu banyak bercerita tentang kisah dan hikmah yang dialaminya. Terutama ketika dirinya memutuskan untuk memakai jilbab. Ia mengatakan ketika berjilbab betapa Allah menyanyanginya, dan ketika itu pula Allah penuhi janjinya. Dari sini ia kemudian dapat menafkahi kehidupan keluarganya. Tidak sampai disitu, ia juga dapat menyekolahkan sampai menguliahkan adik-adiknya.

Karena Dengan berjilbab wanita dapat melindungi auratnya dan dapat meminimalisir pandangan para laki-laki yang melihat wanita hanya pada bentuk tubuh wanita saja.

Selain tentang kisah hidup yang dialaminya, peraih dua penghargaan Indonesian Movie Award 2010 itu juga menceritakan pengalamannya saat menulis buku. Buku Sejuta Pelangi ditulisnya berdasarkan kisah nyara sejumlah sosok yang menurut Oki sangat luar biasa dalam menyikapi hidup. Dari sosok-sosok itu, Oki seolah mendapat kisah fragmen kehidupan dengan warna berbeda.

Oki kemudian bertekad untuk terus menulis, karena menulis dapat mengasah perasaan batin yang kemudian mengambil hikmah dari peristiwa yang dituliskan. Dalam acara ini, Oki mengajak agar remaja muslimah tidak suka galau, sebab perasaan galau dapat memperlemah iman dan meruntuhkan semangat untuk maju. | *

 
lihat versi baru dari blog ini: IHSYAH blogwork | lihat juga BLOGSPOTISME